Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2024
Gambar
  Jokowi Hanya Tersenyum saat Ditanya soal Pura-pura Wawancara dengan Jurnalis Presiden Joko Widodo tidak memberikan respons saat ditanya mengenai keterangan persnya yang menjadi sorotan publik. Dua pernyataan pers  Jokowi  di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta yang dibagikan dalam kurun satu pekan ini, dikemas dalam bentuk doorstep atau wawancara cegat seakan-akan dilakukan bersama wartawan. Padahal tanya jawab itu bersama Biro Pers dan Media Sekretariat Presiden. Ketika disinggung alasan kenapa lebih memilih melakukan doorstep dengan Biro Pers Istana daripada wartawan, Jokowi melambaikan tangan dan hanya tersenyum untuk mengakhiri sesi tanya jawab dengan jurnalis. Jokowi ditanya saat doorstep usai acara di Rumah Sakit Persahabatan, Jakarta Timur pada Jumat, 30 Agustus 2024. Tempo belum bisa memastikan apakah Jokowi mengetahui isu ini. Namun, Deputi Protokol dan Media Sekretariat Presiden Yusuf Permana sudah membantah bahwa Istana melakukan pura-pura wawancara bersama ...
Gambar
  Profil Ono Surono, Kader PDIP yang Sebut Mulyono di Balik Batalnya Anies Maju Pilgub Jabar Ono Surono adalah politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang juga dikenal sebagai tokoh nelayan pantura. Dia lahir di Indramayu pada 24 Agustus 1974. Melansir dari laman resmi DPR, Ono adalah lulusan dari Universitas Trisakti tahun 1996. Dia kemudian melanjutkan pendidikannya di Sekolah Tinggi Teknologi Cirebon pada 2008, dan lulus pada 2012. Usai lulus kuliah, Ono memulai kariernya dengan membuka usaha di bidang perikanan tangkap dan budidaya pada 1996. Bisnis itu pun masih Ono geluti hingga sekarang. Pada 1997, dia melebarkan bisnisnya dengan menjadi supplier produk dan sarana pertambangam.  Dia pernah menjadi karyawan Koperasi Perikanan Laut Mina Sumitra, sebelum diangkat menjadi Ketua pada tahun 2008 hingga saat ini. Adapun Mina Sumitra merupakan sebuah koperasi perikanan yang terbesar di Jawa Barat dari segi produksi ikan laut.  Lalu sejak 2011, dia juga menj...
Gambar
  5 Paslon di Pilkada Jatim yang Berpotensi Lawan Kotak Kosong     Bila hanya ada 1 pasangan calon yang mendaftar di KPU dalam perhelatan pilkada, dipastikan paslon itu akan melawan kotak kosong. Di Jawa Timur setidaknya ada 5 paslon yang berpotensi melawan kotak kosong atau bumbung kosong.  Sesuai dengan aturan tentang pilkada melawan kotak kosong, bila paslon yang ada mendapatkan suara di atas 50% suara sah, pasangan itu dinyatakan menang. Kalau sebaliknya, kotak kosong yang menang maka pemilihan gagal.  Bila kotak kosong memenangkan pemilihan, biasanya akan diadakan pemilihan ulang. Pemilihan ulang ini bertujuan mencari kandidat baru yang memenuhi syarat untuk memimpin. Berikut ini sejumlah paslon di Jatim yang berpotensi melawan kotak kosong di Jatim. 1. Pasangan Eri-Armuji di Pilwali Surabaya Eri-Armuji didukung koalisi 18 parpol di Pilwali Surabaya. Terdiri dari 10 parpol parlemen yakni PDIP, PAN, PKS, PKB, PPP, Demokrat, Gerindra, Golkar, NasDem, dan PSI....